Ada pertanyaan menarik
seputar motivasi menulis dari teman saya di sini…
“Saya sering tidak
fokus dalam menulis, sering mendapat motivasi tapi motivasi tersebut cepat
meluntur, bagaimana tips dan kiat agar motivasi menulis meningkat ?”
Banyak lagi pertanyaan
lain tentang langkah atau cara meningkatkan motivasi menulis serupa itu.
Jawab:
Semangat menulis naik
turun merupakan hal biasa dalam dunia penulisan, khususnya dalam belajar
menulis buku. Orang sering begitu
bersemangat ketika di awal memulai sesuatu. Namun seiring waktu, perlahan
motivasi menulis itu meluntur.
Bagaimana sebaiknya?
Berikut ini tipsnya…
1. Ingat kembali tujuan menulis anda
Apa tujuan anda
menulis? Coba tenangkan diri anda. Lihat kembali tujuan anda melakukannya. Apa
yang ingin anda capai dari menulis. Apakah untuk mengekspresikan diri? Apakah
untuk menghidupi keluarga? Apakah untuk membantu orang lain meraih kehidupan
yang lebih lebih baik? Atau apa?
Coba ingat lagi tujuan
anda menulis. Perjelaslah tujuan tersebut. Tujuan tersebutlah yang akan
mendorong anda untuk tetap kuat terus semangat menulis.
2. Singkirkan Stress
Ketika motivasi anda
menurun, mungkin saja anda sedang stres. Tekanan lingkungan sedang menghimpit
anda. Dan itu sangat berpengaruh terhadap kondisi fisik dan mental anda.
Coba pikirkan baik-baik
kondisi anda saat ini. Apakah stres yang anda alami ini berat atau ringan? Bila
ringan, singkirkan agar anda bisa fokus pada goal anda! Jika masalahnya berat,
selesaikan masalah itu, segera! Setelah itu barulah anda dapat dengan enteng
berfokus pada goal. Bila masalah besar itu tidak anda selesaikan segera, anda
akan terpasung.
3. Sharing dengan teman satu minat
Saat semangat anda
down, mungkin anda perlu berbagi (sharing) dengan teman anda yang sama-sama
penulis. Anda bisa ngobrol dengan teman anda. Anda ceritakan masalah anda pada
mereka. Mungkin mereka punya solusi yang bisa membuat semangat menulis anda
kembali bangkit.
Saya sering melakukan
hal ini. Ketika semangat sedang down, saya paksakan diri saya untuk bertemu
teman satu minat. Hasilnya tidak sia-sia, semangatpun muncul seketika.
Jangankan mendengar masukan positif dari mereka, melihat wajah mereka saja
sudah bikin saya semangat. Apakah anda juga pernah merasakan hal yang serupa?
Mengikuti pelatihan
menulis juga akan membuat Anda bergairah karena, pertama, Anda akan menemukan
banyak pengetahuan segar disana. Kedua, anda akan menemukan kumpulan orang yang
bergairah. Rumusnya begini: Lesu + Banyak Pengetahuan Segar + Banyak Gairah =
Sangat Bergairah.
5. Minta Pada Yang Maha Kuat
Setiap persoalan pasti
ada solusinya. Cara tercepat untuk menenangkan diri dan bersiap untuk
mendapatkan inspirasi adalah dengan menyerahkan diri kepada Allah SWT. Dekatkan
diri anda pada-Nya. Perbanyak doa. Anda pasti diberi bila meminta pada-Nya.
Tidak ada doa yang sia-sia. Bila anda lemah, mintalah pada Yang Maha Kuat! Ini
adalah logika sederhana yang cocok untuk siapapun dan di zaman apapun.
Terakhir… Saya ingin
berbagi pengalaman. Ketika saya sedang mengalami kondisi yang kurang
bersemangat…
Maka saya akan tanyakan
pada diri saya. Sampai kapan saya kurang termotivasi seperti ini? Sementara di
depan sana, ada tujuan yang harus saya kejar. Bukan demi diri saya sendiri,
tapi demi tujuan yang saya cintai: menuliskan solusi untuk masalah orang
banyak. Untuk itu, saya harus bangkit! Bangkit! Bangkit!
Yes! Saya akan kepalkan
tangan saya ke atas sambil meneriakkan kata-kata yang penuh semangat, “Saya
Bisa!”
Bagaimana dengan anda,
apakah anda punya pengalaman menarik seputar motivasi menulis? Mari berbagi
bersama di kolom komentar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar