Setelah
beberapa kali gagal dalam mencoba menulis, aku tidak menyerah. Kali ini aku akan
coba menulis lagi. Tulisan ku kali ini akan berjudul “
Oke, untuk
menulis ada beberapa tahap yang menurutku ini sangat berhasil dan sedang kucoba
saat ini. Tahap-tahap dalam menulis itu sebagai berikut :
1. Yakinlah
kamu akan menulis.
Setidaknya itu
salah satu yang aku tanamkan pada diriku dalam memulai menulis. Aku yakin aku
bisa menulis, dan aku yakin aku akan menulis.
2. Berjanjilah
kamu akan menulis.
Berjanjilah pada
dirimu sendiri kalau kamu akan menulis, jika dirimu sendiri belum cukup untuk
membuat kamu menepati janji menulis maka ajaklah orang lain, bias teman kamu,
keluargamu, orang yang kamu sayang, atau siapa pun orang yang bisa kamu
percaya. Setelah kamu berjanji, berarti kamu telah berhutang tulisan pada dirimu
dan pada orang yang kamu janjikan. Jangan mengingkarinya, tulislah kapan pun
dan dimana pun di saat kamu ada kesempatan buat menulis.
3. Mulai
menulis.
Tulislah apapun
yang kamu pikirkan, fokuslah pada tema dan jangan ragu. Ketika tulisan mu
terlihat jelek anggap saja taka ada orang yang akan membacanya dan akan kamu
simpan sendiri. Ketika kamu yakin tulisan mu cukup bagus, yakin lah orang yang
kamu janjikan akan tersenyum manis dan bangga akan karyamu.
4. Kumpulkan
tulisan mu.
Sebagai seorang
penulis pemula, waktu menulis mu bukan dihitung pada hari pertama, minggu
pertama atau bulan pertama. Waktu mu adalah detik pertama dan menit pertama.
Apa yang telah kamu tulis di detik-detik pertama, apa yang sudah kamu dapat di
menit-menit pertama. Simpan lah, kemudian menulis lagi di detik dan menit
berikutnya, kemudian siman lagi dan menulis terus, simpan dan simpan lagi. Jangan
pernah menyerah. Ingat, kamu punya janji, kamu punya hutang, apa yang sudah
tertulis jangan kamu membatalkannya, cuku perbaiki. Seseorang disana menunggu
untuk membaca tulisan mu.
5. Bagikan.
Setelah detik demi
detik mu terlewati, menit-menit kamu lalui, tunjukan bahwa waktu mu tak
sia-sia. Seberapa pun kamu dapat, berikanlah, bagikanlah pada dirimu suatu saat
nanti atau pada orang yang telah kamu janjikan esok. Jika tulisan mu ini untuk
dirimu sendiri bacalah lagi nanti ketika kamu sudah ada cukup waktu, tapi jika
tulisan mu ini untuk sesorang maka kirmlah besok dan jangan kapan kapan. Dia
menunggu.
6. Ulangi
kesuksesan mu.
Selamat kamu
telah berhasil menulis, meski belum menjadi buku, karena tulisan tak harus
berbentuk buku. Yang kamu perlukan hanya menulis lagi, ulangi kesuksesan
menulis mu.
Saya
punya seorang teman, namanya Mita. Dia lah yang selalu memberiku motivasi buat
menulis, dia lah guru dalam aku mulai menulis. Kenal di dunia maya, ketika aku
berselancar di dunia maya dan menemukan tulisan Mita dalam suatu blog. Aku baca
dan aku tertarik, aku berlangganan tulisannya, dan hampir tiap minggu dia
mengirim email pada ku tentang tulisan-tulisannya. Dia mengirimnya gratis. Dari
tulisannya yang indah, sepertinya dia sudah sangat professional, tetapi dia
selalu membagi tulisannya itu pada pelanggannya dan gratis.
Sangat
professional bukan, dan ternyata hanya sekitar satu minggu sekali dia membuat
satu tulisan, tak banyak, mungkin hanya 300-400 kata. Seseorang dengan tulisan
yang sangat bagus saja hanya menghasilkan 300-400 kata dalam satu minggu. Dari
sini aku lebih termotivasi, kalau hanya 400 kata perminggu gak mungkin aku gak bisa.
SEKARANG AKU AKAN MULAI MENULIS.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar