Selasa, 07 April 2015

Cara menulis Praktis buat pemula,,



Setelah beberapa kali gagal dalam mencoba menulis, aku tidak menyerah. Kali ini aku akan coba menulis lagi. Tulisan ku kali ini akan berjudul “
Cara menulis Praktis buat pemula”. Waaaww, sangat extrim bukan. Seorang penulis pemula menulis, dan sekali menulis dia menulis tentang cara menulis. Ya, anehh dan luar biasa.
   Oke, untuk menulis ada beberapa tahap yang menurutku ini sangat berhasil dan sedang kucoba saat ini. Tahap-tahap dalam menulis itu sebagai berikut :
1.       Yakinlah kamu akan menulis.
Setidaknya itu salah satu yang aku tanamkan pada diriku dalam memulai menulis. Aku yakin aku bisa menulis, dan aku yakin aku akan menulis.
2.       Berjanjilah kamu akan menulis.
Berjanjilah pada dirimu sendiri kalau kamu akan menulis, jika dirimu sendiri belum cukup untuk membuat kamu menepati janji menulis maka ajaklah orang lain, bias teman kamu, keluargamu, orang yang kamu sayang, atau siapa pun orang yang bisa kamu percaya. Setelah kamu berjanji, berarti kamu telah berhutang tulisan pada dirimu dan pada orang yang kamu janjikan. Jangan mengingkarinya, tulislah kapan pun dan dimana pun di saat kamu ada kesempatan buat menulis.
3.       Mulai menulis.
Tulislah apapun yang kamu pikirkan, fokuslah pada tema dan jangan ragu. Ketika tulisan mu terlihat jelek anggap saja taka ada orang yang akan membacanya dan akan kamu simpan sendiri. Ketika kamu yakin tulisan mu cukup bagus, yakin lah orang yang kamu janjikan akan tersenyum manis dan bangga akan karyamu.
4.       Kumpulkan tulisan mu.
Sebagai seorang penulis pemula, waktu menulis mu bukan dihitung pada hari pertama, minggu pertama atau bulan pertama. Waktu mu adalah detik pertama dan menit pertama. Apa yang telah kamu tulis di detik-detik pertama, apa yang sudah kamu dapat di menit-menit pertama. Simpan lah, kemudian menulis lagi di detik dan menit berikutnya, kemudian siman lagi dan menulis terus, simpan dan simpan lagi. Jangan pernah menyerah. Ingat, kamu punya janji, kamu punya hutang, apa yang sudah tertulis jangan kamu membatalkannya, cuku perbaiki. Seseorang disana menunggu untuk membaca tulisan mu.
5.       Bagikan.
Setelah detik demi detik mu terlewati, menit-menit kamu lalui, tunjukan bahwa waktu mu tak sia-sia. Seberapa pun kamu dapat, berikanlah, bagikanlah pada dirimu suatu saat nanti atau pada orang yang telah kamu janjikan esok. Jika tulisan mu ini untuk dirimu sendiri bacalah lagi nanti ketika kamu sudah ada cukup waktu, tapi jika tulisan mu ini untuk sesorang maka kirmlah besok dan jangan kapan kapan. Dia menunggu.
6.       Ulangi kesuksesan mu.
Selamat kamu telah berhasil menulis, meski belum menjadi buku, karena tulisan tak harus berbentuk buku. Yang kamu perlukan hanya menulis lagi, ulangi kesuksesan menulis mu.

Saya punya seorang teman, namanya Mita. Dia lah yang selalu memberiku motivasi buat menulis, dia lah guru dalam aku mulai menulis. Kenal di dunia maya, ketika aku berselancar di dunia maya dan menemukan tulisan Mita dalam suatu blog. Aku baca dan aku tertarik, aku berlangganan tulisannya, dan hampir tiap minggu dia mengirim email pada ku tentang tulisan-tulisannya. Dia mengirimnya gratis. Dari tulisannya yang indah, sepertinya dia sudah sangat professional, tetapi dia selalu membagi tulisannya itu pada pelanggannya dan gratis.
Sangat professional bukan, dan ternyata hanya sekitar satu minggu sekali dia membuat satu tulisan, tak banyak, mungkin hanya 300-400 kata. Seseorang dengan tulisan yang sangat bagus saja hanya menghasilkan 300-400 kata dalam satu minggu. Dari sini aku lebih termotivasi, kalau hanya 400 kata perminggu gak mungkin aku gak bisa. SEKARANG AKU AKAN MULAI MENULIS.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar